Keterampilan Kolaborasi: Solusi Kesulitan Belajar Siswa SMA dalam Mempelajari Kimia

Main Article Content

Ermia Hidayanti
Lalu Rudyat Telly Savalas
Jannatin ‘Ardhuha

Abstract

Kompleksitas materi kimia dan banyaknya beban pada setiap mata pelajaran, menyebabkan siswa SMA sering mengalami kesulitan belajar. Tidak banyak siswa menyadari kesulitan belajar yang dihadapi dan berusaha untuk mengatasinya, sehingga sering terjadi hasil yang tertulis di raport tidak sesuai dengan kompetensi yang dikuasai. Kurangnya percaya diri yang dimiliki siswa membuat guru sulit untuk mengatasi masalah tersebut. Perlu adanya suasana yang mendukung siswa agar bisa bebas berkembang di dalam dan luar kelas. Diskusi dan kejasama dalam kelompok kecil bisa menjadi salah satu alternatifnya. Penilitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tanggapan siswa tentang keterampilan kolaborasi yang dimiliki dalam menghadapi pembelajaran kimia di kelas. Sebanyak 240 siswa memberikan tanggapan terhadap keterampilan kolaborasi yang mereka miliki saat pembelajaran kimia menggunakan kuesioner yang berisi 35 item pernyataan. Hasil menunjukkan bahwa respon siswa dengan kemampuan akademik sedang hingga tinggi terhadap keterampilan kolaborasi saat pembelajaran kimia berlangsung diatas 50% bisa dikatakan tinggi. Respon siswa tertinggi pada aspek interaksi antar anggota kelompok. Keterampilan kolaborasi menjadi salah satu alternatif keterampilan yang perlu dikembangkan untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dalam mempelajari kimia.

Article Details

Section
Articles