Pendekatan Agama bagi Anak Berkebutuhan Khusus di MI NW Tanak Beak

Main Article Content

Bariah Bariah
Nurimin Nurimin
Linda Feni Haryati
Vivi Rachmatul Hidayati

Abstract

MI NW Tanak Beak merupakan salah satu madrasah yang menyelenggarakan pendidikan inklusi, dengan jumlah anak berkebutuhan khusus sebanyak 47 siswa. Tidak ada perbedaan kelas antara siswa normal dengan anak berkebutuhan khusus, semua siswa digabung belajar bersama. Dalam kenyataanya pembelajaran anak berkebutuhan khusus tidak bisa disamakan dengan anak normal pada umumnya. Secara empiris, peserta didik yang normal akan lebih mudah memahami materi pelajaran, namun secara umum pendidikan agama terhadap anak intinya sama yaitu menjadikan anak sebagai manusia yang beriman, bertaqwa dan berahlak mulia. Masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya yang dilakukan dalam mendidik anak berkebutuhan khusus melalui pendekatan agama dan dampaknya bagi siswa berkebutuhan khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tindakan dan proses pendekatan agama yang dilakukan guru kepada anak berkebutuhan khusus dan dampaknya bagi anak berkebutuhan khusus. Metode penelitian mengunakan metode deskriptif kulitatif. Hasil penelitian: Pendekatan agama yang dilakukan untuk untuk anak berkebutuhan khusus (1) Mengji hafaln ayat-ayat pendek; (2) mengajarkan tata cara solat; (3) mengajarkan tata cara wudhu ;(4) solat sunah; (5) solat zuhur berjamaah; (6) menulis kaligrafi; (7) hafalan doa sehari-hari, dan yang paling utama; (8) Pegenalan akan Tuhan serta penanaman akhlak.

Article Details

Section
Articles